Sabtu, 01 April 2017

10 Aspek Perkembangan Fisik

Sebagai orang tua, melihat perkembangan anak merupakan hal yang sangat menyenangkan. Mulai dari belajar merangkak, berjalan selangkah dua langkah hingga lancar, sampai dengan melihatnya berlari merupakan momen yang pastinya setiap orang tua tidak ingin melewatinya. perkembangan anak yang mencolok juga terjadi pada pertumubuhan fisiknya. Ada banyak perubahan fisik yang terjadi pada anak anda yang tentunya harus anda ketahui.
  1. Daur Pertumbuhan Fisik
    Petumbuhan fisik tidak dapat dikatakan mengikuti pola ketetapan yang tertentu. Pertumbuha tesebut terjadi secara bertahap atau dengan kata lain seperti naik turunnya gelombang adakalanya cepat adakalanya lambat.
  2. Daur Pertumbuhan Utama
    Studi tentang pertumbuhan fisik telah menunjukkan bahwa pertumbuha aak dapat di bagi menjadi 4 periode utama, dua periode ditandai dengan pertumbuhan yang cepat da dua periode lainnya dicirikan oleh pertumbuhan yang lambat. Selama periode pralahir dan 6 bulan setelah lahir, pertumbuhan tubuhnya sagat cepat. Pada akhir tahu pertama kehidupan pascalahirnya, pertumbuhan memperlihatkan tempo yang sedikit lambat dan kemudian menjadi stabil sampai si anak memasuki tahap remaja, atau tahap kemataga kehidupa seksualnya.
  3. Keanekaragaman Daur Pertumbuhan
    Ukuran dan bangun tubuh yag diwariskan secara genetik, juga mempengaruhi laju pertumbuhan tersebut. Anak-anak yang mempunyai bangun tubuh kekar biyasanya akan tumbuh dengan cepat dibandingkan dengan mereka yang bangun tubuhnya kecil atau sedang. Anak-anak dengan bangun tubuh besar ini, biyasanya akan memasuki tahap remaja lebih cepat dari pada teman sebayanya yang mempunyai bangun tubuh lebih kecil.
  4. Besar Kecilnya Ukuran Tubuh
    Besar kecilya tubuh seseorang dipengaruhi oleh faktor keturunan dan juga faktor lingkungan. Faktor keturunan merupakan yang paling dominan, menentukan cara kerja hormon dalam mengatur pertumbuhan fisik.
  5. Tinggi Tubuh
    Anak-anak dengan usia sebaya dapat memparlihatkan tinggi tubuh yang sangat berbeda, tetapi pola pertumbuhan tinggi tubuh mereka tetap mengikuti aturan yang sama. Bila dihitung secara rata-rata, pola ini dapat menggambarkan pertumbuhan anak pada usia tertentu. hal ini dipenganruhi oleh faktor dari dalam (gen) dan faktor dari luar seperti asupan gizi yang memadai untuk pertumbuhan tinggi badan
  6. Berat Tubuh
    Rata-rata berat bayi ketika dilahirkan adalah 3 sampai 4 kg, tatapi ada juga beberapa bayi yany beratnya 1½ sampai 2 kg.Pada waktu berusia 2 dan 3 tahun berat tubuh anak akan bertabah 1½ sampai 2 ½ kg setiap tahunnya. Setelah anak berusia 3 tahun, nampak berat tubuh tidak lagi bertambah dengan cepat, bahkan cenderung pelahan sampai saatnya nanti ia memasuki usia remaja. Pada usia 5 tahun, seorang anak yang normal akan memiliki berat tubuh yang berkisar antara 40 dan 45 kg.
  7. Proporsi Tubuh
    Proporsi tubuh atau perbandingan besar kecilnya anggota badan secara keseluruhan pada bayi jelas berbeda dari proporsi orang dewasa. Pertumbuhan tinggi dan berat badan menunjukkan bahwa pertumbuhan tinggi badan anak lebih cepat dari pada pertumbuhan berat badannya. Kecuali pada tahun pertama kehidupan sewaktu ia tumbuh dengan cepat
  8. Tulang
    Perkembangan tulang yang terjadi pada setiap manusia biasaya mencakup pertumbuhan tulang, perubahan jumlah tulang, dan perubaha komposisi tulang. Perkembangan tulang ini sejalan dengan kecenderungan pertumbuhan umumnya yaitu pada tahu pertama pertumbuhan cepat sekali, kemudia lambat da pada saat remaja menjadi cepat kembali.


    Pertumbuhan tulang terjadi karea memang ada pemajanga pada ujung tulang. Epiphisis, juga disebut tulang rawa memisahka baying tulang atau yang disebut diaphsis dari tulang laiya.
  9. Otot dan Lemak
    Pada saat seseorang dilahirkan, dia sudah mempunyai serabut otot, tetapi masih belum berkembang. Setelah kelahiraya, serabut ini akan berubah ukuran, betuk dan komposisi. Pajag, lebar, dan ketebalan otot ini akan mengalami proses pertumbuhan. Memasuki usia dewasa, otot ini telah berkembang sebanyak lima kali dari saat dilahirkan.


    Dalam perkembangan pembentukan sel lemak ada tiga periode kriis. Periode pertama selama tiga bulan terakhir kehidupan pra lahir, periode kedua selama dua sampai tiga tahun kehidupa pasca lahir dan periode ke tiga atara usia sebelas sampai tiga belas tahun.
  10. Gigi
    Biasanya gigi susu sudah akan memotong graham bayi ketika ia berusia enam sampai delapan bulan, tetapi kapan tepatnya gigi itu tumbuh keluar tergantug pada kesehatan, keturuan, gizi, jenis kelamin anak, dan factor lainnya. Rata-rata anak usia sembilan bulan sudah memilki tiga gigi sedangkan pada usia dua sampai dua setengah tubuh mereka akan memiliki dua puluh gigi susu yang telah tumbuh.
Setelah gigi susu tumbuh sempurna, dalam gusi anak nantinya calon gigi tetap mulai diberi kapur pengguat. Urutan gigi tetap yag diberi kapur penguat ini sama dengan proses terjadinya pemunculan gigi susu. Rata-rata anak berusia enam tahun akan mempunyai satu atau dua gigi tetap, pada usia sepuluh tahun mempunyai empat belas sampai enam belas gigi susu, da pada usia 13 tahun telah memiliki 27 atau 28 gigi tetap. Empat gigi tetap terakhir, yang sering disebut sebagai gigi kebijakan akan tumbuh pada usia 17 dan 25 tahun

0 komentar:

Poskan Komentar